Skip links

Tentang
Pilar Budaya Indonesia

Pilar Budaya Indonesia lahir dari kepedulian untuk tetap melestarikan, menjaga, dan melindungi warisan budaya Indonesia. Kami memandang budaya sebagai bingkai persatuan bangsa, yang hidup dalam keberagaman suku, adat istiadat, seni tari, seni lukis, seni musik, pakaian tradisional, hingga kuliner.

Objective :
Sebagai organisasi budaya, Pilar Budaya Indonesia berperan aktif dalam mempromosikan budaya Indonesia melalui industri budaya, sarana dan prasarana budaya, serta berbagai ajang seni dan budaya yang menjadi jembatan penghubung menuju ruang kolaborasi yang lebih luas, termasuk di tingkat internasional.

Melestarikan, menjaga, dan melindungi kekayaan budaya Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional, serta menjadi gerbang yang mewadahi keberagaman budaya Indonesia dalam satu semangat persatuan.

  1. Menjadi fondasi yang kokoh untuk membangun bangsa yang kuat dan bersatu melalui semangat kebersamaan, sinergi, dan penguatan hubungan nasional maupun internasional.
  2. Melestarikan, menjaga, dan melindungi kekayaan budaya Indonesia serta mempromosikannya melalui festival budaya, pameran seni, dan pendidikan budaya agar tetap hidup dan relevan.
  3. Memastikan bahwa setiap budaya di Indonesia mendapatkan tempat yang sama dalam panggung nasional.

Mengapa Pilar Budaya Indonesia

Kami percaya bahwa pelestarian budaya membutuhkan ruang, gerakan, dan kolaborasi. Karena itu, Pilar Budaya Indonesia hadir tidak hanya sebagai organisasi, tetapi juga sebagai penghubung antara tradisi, kreativitas, pendidikan, dan jejaring internasional.

Menjaga warisan budaya Indonesia agar tetap hidup dan dikenal lintas generasi.

Membangun hubungan dengan komunitas, pelaku seni, UMKM, institusi, dan mitra lintas negara.

Memberi ruang yang setara bagi ragam budaya Indonesia untuk tampil dan berkembang.

Membawa karya, produk, dan ekspresi budaya Indonesia ke panggung global.

Pengurus & Tokoh
Pilar Budaya Indonesia

Pilar Budaya Indonesia didukung oleh tokoh-tokoh yang memiliki pengalaman luas di bidang organisasi, pendidikan, kepemimpinan, kewirausahaan, dan pengembangan budaya.

Dr. Dewi Motik Pramono, M.Si.

Dewan Penasihat

Tokoh perempuan Indonesia dengan pengalaman panjang dalam organisasi, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Endang Tri K. Sukarso, SE, MM

Founder

Praktisi kepemimpinan dan pengembangan SDM dengan pengalaman lintas sektor selama puluhan tahun.

R. Sriristanti,
S.IP

Founder

Entrepreneur dan pemimpin dengan pengalaman dalam pengembangan usaha, pendidikan, dan kegiatan sosial.

Astrid Widayani, SS, SE, MBA

Dewan Pembina

Berpengalaman di bidang pendidikan, kepemimpinan, dan pengembangan generasi muda.

Struktur Organisasi

Endang Tri K. Sukarso, SE, MM.
Ketua Umum
Retno Prabandari
Sekretaris
Arifah Kurniawati Spd. MM
Bendahara

Bidang dan Unit Kerja


Bidang 1
R. Sriristanti, S. IP
Ketua Bidang UMKM (Usaha Micro Kecil dan Menengah)

Berfokus pada penguatan, promosi, dan kolaborasi UMKM sebagai bagian dari ekosistem budaya.

Wakil Ketua Esti Mulatsasi Wakil Ketua Bidang UMKM (Usaha Micro Kecil dan Menengah)
Bidang 2
Drs. Djoko Boedi Santosa
Ketua Bidang Seni dan Budaya

Mengelola arah program seni dan budaya sebagai ruang pelestarian, ekspresi, dan promosi budaya Indonesia.

Bidang 3
Arifah Kurniawati Spd. MM
Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan

Menguatkan pembelajaran, peningkatan kapasitas, dan pengembangan SDM untuk mendukung gerakan budaya.

Bidang 4
Endang Tri K. Sukarso, SE, MM.
Ketua Bidang Luar Negeri

Membangun jembatan kerja sama internasional agar budaya Indonesia semakin dikenal di panggung global.

Wakil Ketua Prisca Trisendy Wakil Ketua Bidang Luar Negeri
Bidang 5
Arif Kurniawan S. Hi., MH.
Ketua Bidang Hukum

Menopang tata kelola dan aspek legal organisasi agar setiap langkah berjalan tertib dan kuat.

Bidang 6
Ricky Putri Santoso
Ketua Bidang Sosial

Menghubungkan kegiatan budaya dengan kepedulian sosial agar manfaatnya terasa lebih luas di masyarakat.

Bidang 7
Ozzy Trikendy S. Com
Ketua Bidang Umum (Med.Sos, Dokumentasi, EO)

Mengawal media sosial, dokumentasi, dan operasional acara agar wajah organisasi tampil konsisten dan profesional.